PERANGI PEREDARAN OBAT ILLEGAL

Pada tanggal 25 September 2017, Samarinda TV (STV) mengundang narasumber Bpk Eka Siswanto, S.Farm., M.Sc., Apt. (Wakil Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Samarinda yang juga Dosen Akademi Farmasi Samarinda) dan Bpk. Moh. Faisal, S.Sos., M.Si. (Ketua Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kaltim yang juga Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda). Bertepatan dengan Hari Farmasi Sedunia dan kasus PCC yang terjadi di Indonesia maka dibahas efek samping penggunaan PCC (Paracetamol, Caffein dan Carisoprodol). Carisoprodol dilaporkan menimbulkan gejala withdrawal seperti insomnia, muntah, kejang otot, temor, kecemasan, dan halusinasi, selain itu menyebabkan ketergantungan fisik/ psikologisnya. Indikasi utamanya sebenarnya untuk untuk mengatasi kram/ kejang otot (pelemas otot), naUntitled-1mun bisa juga disalahgunakan untuk “obat kuat” bagi wanita.

PCC diperoleh di sarana illegal, dari produksi pabrik yang illegal, distributor illegal, sehingga disarankan masyarakat agar memperoleh obat dari fasilitas kesehatan yang legal (Apotek, Rumah sakit, Klinik, maupun Puskesmas). Ada beberapa langkah penting yang diambil oleh IAI maupun PAFI untuk pelayanan kesehatan pada masyarakat, yaitu:

  1. IAI/ PAFI Samarinda akan melaksanakan gerakan /kegiatan perangi obat illegal
  2. Apoteker/TTK praktek bertanggungjawab
  3. Meminta pada masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan resmi bila memerlukan obat
  4. Masyarakat proaktif melaporkan kepada kepolisian bila menemukan obat pcc/obar berbahaya yg lain di sarana yang illegal
  5. Koordinasi dan Harmonisasi semua stakeholder untuk bersama memerangi obat illegal.

Pengabdian Masyarakat Akademi Farmasi Samarinda

IMG-20170925-WA0001Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan hal yang menjadi mutlak bagi institusi perguruan tinggi. Salah satu aspek tri dharma perguruan tinggi adalah Pengabdian Masyarakat. Akademi Farmasi Samarinda telah melaksanakan Pengabdian Masyarakat pada tanggal 24 September 2017. Pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan kegiatan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan jamaah masjid Darul Falihin, Komplek BAP Juanda Samarinda. Kegiatan ini melibatkan dosen Akademi Farmasi Samarinda yaitu: Supomo, M.Si., Apt, Eka Siswanto, M.Sc., Apt, Risa Supriningrum, MM, Hayatus Sa`adah, M.Sc., Apt dan Henny Nurhasnawati, M.Si. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan KSR PMI Senat Mahasiswa Akademi Farmasi Samarinda.

Ukom Tenaga Teknis Kefarmasian 2017

Untuk menjamin kualitas tenaga teknis kefarmasian dalam berprofesi, pemerintah telah mensyaratkan setiap tenaga teknis kefarmasian mengantongi sertifikat kefarmasian. Hal ini dimaksudkan agar seluruh penyelenggara pendidikan farmasi dapat menghasilkan lulusan yang baik dan terstandarisasi melalui uji kompetensi.20170915_090915

Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi (APDFI) bekerja sama dengan Persatuan Ahli Farmasi (PAF) menyelenggarakan uji kompetensi sebagai upaya menghasikan lulusan tenaga teknis kefarmasian yang kompeten di bidangnya dan tersertifikasi. Uji kompetensi diselengarakan pada tanggal 16 September 2017 di bawah koordinasi dari LPUK Nakes.Untitled-1 Untuk tahun 2017 sebanyak 121 alumni Akademi Farmasi Samarinda melaksanakan uji kompetensi menggunakan sistem Computer Based Testing dengan mengambil tempat di Stikes Muhammadiyah Samarida. Uji kompetensi dilakukan sebanyak 2 sesi dengan pengawas pusat berasal dari Poltekkes II Jakarta yaitu Ben Basyar, M.Farm., Apt sementara 4 orang dosen diminta untuk menjadi pengawas lokal dari institusi yaitu Heri Wijaya, M.Si., Apt, Nurul Fatimah, M.Sc., Apt, Yulistia Budianti, M.Farm., Apt dan Yullia Sukawaty, M.Sc., Apt. Dalam periode ini, Akademi Farmasi Samarinda juga mengirimkan 1 orang dosen sebagai pengawas pusat yaitu Hayatus Sa`adah, M.Sc., Apt yang ditugaskan untuk menjadi Pengawas Pusat di CBT Center Undip.

VISITASI AKREDITASI INSTITUSI PERGURUAN TINGGI (AIPT) KE AKFARSAM

AKFARSAM terus melakukan perbaikan dan peningkatan untuk mahasiswa dan alumninya, mulai dari memperbaiki sarana dan prasarana maupun kegiatan kemahasiswaan. Kemarin tanggal 3 s.d 5 September 2017, AKFARSAM divisitasi oleh Asesor BAN-PT untuk melakukan akreditasi institusi. Akreditasi institusi ini merupakan pertama kali dilakukan AKFARSAM, yang sebelumnya pada tahun 2015 telah memperoleh akreditasi program studi dari LAM-PTKes dengan peringkat B.foto akreditasi

Akreditasi institusi menilai 7 standar dari keberadaan universitas, meliputi standar 1 tentang Visi dan Misi Universitas, standar 2 tentang Tata Pamong, standar 3 tentang Mahasiswa dan Lulusan, standar 4 tentang Sumber Daya Manusia (dosen dan karyawan), standar 5 tentang Kurikulum, standar 6 tentang keuangan dan sarana prasarana serta sistem informasi dan standar 7 tentang penelitian dan pengabdian pada masyarakat dan kerjasama. Ketujuh standar tersebut dilakukan link and match terhadap laporan yang dikumpulkan ken BAN-PT.

Dalam kesempatan ini, Asesor BAN-PT untuk AKFARSAM terdiri dari 2 orang yaitu Prof. DR. Bambang Rusdiarso, DEA (Universitas Gadjah Mada Yogyakarta) dan Prof. Dr. dr. Alimin Maidin, MPH (Universitas Hasanuddin, Makassar).

Pada pertemuan ini, pernyataan yang  diutarakan Asesor mampu dijawab oleh TIM Borang AIPT termasuk Ketua Yayasan, Direktur yang hadir di dalam ruangan. Dikatakan oleh Ketua Asesor Prof. DR. Bambang Rusdiarso, DEA bahwa banyak hal positif yang telah dilakukan AKFARSAM dan beliau juga mengatakan agar segera merubah bentuk perguruan tinggi dengan menambah program studi. Di samping itu juga Prof. Bambang menyampaikan saran perbaikan kepada AKFARSAM yang harus dibenahi diantaranya SIAKAD, perpustakaan walaupun hampir kebanyakan perguruan tinggi menyatakan kunjungan perpustakaan menjadi masalah oleh faktor teknologi internet dimana pengunjung tidak perlu ke perpustakaan cukup dengan melakukan browsing melalui komputer dan mobile phone. Saran kedua yaitu membuat profil keahlian dosen agar bisa lebih dikenal publik melalui karya Tridharma Perguruan Tinggi. Saran ketiga kecepatan pendidikan lanjut Dosen ke program Doktoral. Dalam pertemuan ini, Ketua Yayasan Kagama Samarinda DR. Ir. H. Robian, M.Si, Direktur mengucapkan banyak terima kasih kepada Asesor BAN-PT dalam pelaksanaan visitasi, dengan harapan hasil akreditasi Institusi AKFARSAM sesuai dengan yang diharapkan.