Pengabdian Masyarakat oleh Korps Sukarela PMI AKFARSAM Mengenai Tata Cara Penyimpanan Obat yang Baik dan Benar

KSR         Kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Sukarelawan PMI Unit Akademi Farmasi Samarinda yang dilaksanakan pada Sabtu, 20 Mei 2017 Mengenai ‘’Tata Cara Penyimpanan Obat yang Baik dan Benar”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Air Hitam tepatnya di Jl. Abdul Wahab Syahranie Gang 10 RT.26. Kegiatan ini selain dihadiri oleh anggota KSR-PMI Unit Akademi Farmasi Samarinda juga dihadiri oleh beberapa dosen dan perwakilan dari PMI.

KSR1      Tim sosialisasi ini terbagi menjadi delapan kelompok besar, proses sosialisasi dilaksanakan dari rumah ke rumah dengan cara menjelaskan secara langsung pada masyarakat bagaimana tata cara penyimpanan obat yang baik dan benar.Proses sosialisasi ini dilakukan sekaligus melihat secara langsung bagaimana cara penyimpanan obat di rumah, kebanyakan warga kurang memahami mengenai penyimpanan obat yang baik, hanya sebagian kecil warga memiliki kotak obat di rumah, mereka cenderung menyimpan obat di atas peralatan elektronik seperti, kulkas. Padahal obat yang disimpan dekat dengan elektronik dapat berpengaruh terhadap khasiat obat. antusiasme masyarakat memberikan respon positif terhadap kegiatan yang dilakukan.

“Ini adalah kegiatan yang positif, memberikan pengetahuan kepada masyarakat dan diharapkan kegiatan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan ke tempat lain dan sukses kedepannya’’ Ujar salah satu warga. KSR3
 
Dengan adanya respon positif dari warga kami KSR-PMI Unit Akademi Farmasi Samarinda menjadikan kegiatan ini sebagai langkah awal relawan PMI bersosialisasi dan berbagi pengetahuan kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KSR-PMI Unit Akademi Farmasi Samarinda. Dalam menjalankan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyimpanan obat yang baik dan benar serta dapat meminimalkan penyalahgunaan obat.

Lokakarya Kurikulum Berbasis KKNI

DSC_0260Untuk meminimalkan kelemahan yang mungkin terjadi baik dalam penyusunan, pengembangan, pelaksanaan maupun evaluasi & penyempurnaan kurikulum, maka Akademi Farmasi Samarinda melaksanakan kegiatan Lokakarya Kurikulum dengan tema Kurikulum Berbasis KKNI. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 28 April 2017. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Dr. Sudarman yang merupakan dosen dari FKIP Univeristas Mulawarman Samarinda. Peserta yang menghadiri lokakarya kurikulum ini bukan hanya dari kalangan dosen Akademi Farmasi Samarinda, tetapi juga dihadiri oleh para stakeholder yang berasal dari Rumah sakit, puskesmas, Apotik swasta serta dari organisasi PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia). Para stakeholder didatangkan dengan tujuan untuk memberikan masukan terhadap kompetensi lulusan atau alumni yang mereka butuhkan di lapangan kerja.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 12 tahun 2012 serta perpres nomor 8 tahun 2012 maka dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum perguruan tinggi harus mengacu kepada KKNI yaitu kerangka penjejangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor. Kegiatan lokakarya kurikulum ini diawali dengan sambutan dan pembukaan dari Direktur Akademi Farmasi Samarinda (Bpk. Supomo, M.Si., Apt), pemberian materi oleh Bpk. Dr. Sudarman dan diskusi bersama para stakeholder dan seluruh dosen Akademi Farmasi Samarinda dan terakhir penutup (sesi foto dan pemberian kenang-kenangan disertai pembagian sertifikat).