UJI AKTIVITAS ANTI INFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN PANDAN WANGI

(Pandanus amaryllifolius Roxb.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus)

 

Triswanto Sentat

Akademi Farmasi Samarinda, Samarinda, Kalimantan Timur

Email: acuan3s@gmail.com

 

ABSTRACT

Fragrant pandan leaves (Pandanus amaryllifolius Roxb.) is one of the plants that utilized by people as a traditional medicine for inflammation, due to the use of traditional medicine is generally considered safer than the use of modern medicine. This study aims to determine anti-inflammatory activity of ethanol extract fragrant pandan leaves compared to diclofenac potassium (Non-Steroidal Anti-inflammatory Drugs) as a positive control. This research is divided into 5 experimental groups:Group I (negative control); positive Group II (positive control, diclofenac potassium); Group III, Group IV and Group V (ethanol extract of fragrant pandan leaves with a dose of 125 mg/kg,   250 mg/kg and 500 mg/kg). Testing is done by measuring the volume of leg edema in mice injected karagenin 1%. Edema volume measurement results calculated Area Under the Curve (AUC) and the anti-inflammatory effects. The ethanol extract fragrant pandan leaves haveanti-inflammatory effects for dose 125 mg/kg, 250 mg/kg and    500 mg/kg, respectively for 38.37%, 42.44% and 46.51%. The optimum dose that provides anti-inflammatory effect is dose 1(125 mg/kg), since there is no significant difference between the three doses variation.

 Keywords : anti-inflammatory, Pandanus amaryllifoliusRoxb., Area Under the Curve

 ABSTRAK

Daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) merupakan salah satu tumbuhan yang dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional dalam mengatasi inflamasi, karena penggunaan obat tradisional secara umum dinilai lebih aman daripada penggunaan obat modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun pandan wangi dibandingkan kalium diklofenak (Obat Anti inflamasi Non Steroid) sebagai kontrol positif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dibagi dalam 5 kelompok yaitu kelompok I perlakuan kontrol negatif, kelompok II kontrol positif kalium diklofenak, kelompok III, kelompok IV dan kelompok V ekstrak etanol daun pandan wangi dengan dosis 125 mg/kgBB,                 250 mg/kgBB dan 500 mg/kgBB. Pengujian dilakukan dengan mengukur volume edema kaki mencit yang disuntikkan karagenin 1%. Hasil pengukuran volume edema dihitung dengan nilai Area Under Curve (AUC) dan Daya Antiinflamasi. Ekstrak etanol daun pandan wangi memiliki % DAI dosis 125 mg/kgBB, 250 mg/kgBB dan 500 mg/kgBB berturut-turut sebesar 38,37%, 42,44% dan 46,51%. Dosis optimum yang memberikan efek antiinflamasi adalah dosis I 125mg/kgBB, karena tidak terdapat perbedaan yang bermakna dari ketiga variasi dosis.

 Kata Kunci : antiinflamasi, Pandanus amaryllifolius Roxb., Area Under the Curve